Zeus memiliki banyak putra dan di antara mereka adalah Hermes (nama Romawi: Merkurius). Hermes (Yunani, Ἑρμῆς) adalah salah satu dari 12 Dewa Olympian,  dewa Olympia termuda kedua dan merupakan putra putra dari Zeus dan Maia (putri dari Titan Atlas). Hermes dikenal cepat dan licik dan memiliki kemampuan untuk bebas bergerak di antara dunia fana dan ilahi.

Hermes  merupakan dewa perbatasan Olympian, dewa perdagangan Yunani kuno, penemu penulisan dan juru tulis, utusan dan pewaris para dewa. Dia adalah dewa pengetahuan manusia, dewa pelindung ilmu pengetahuan dan penemu angka, keberuntungan, kesuburan, peternakan, tidur, para gembala dan gembala sapi, orator, kecerdasan, sastra dan penyair, penemuan bahasa, dan perjalanan. Salah satu yang paling pintar dan paling nakal dari dewa-dewa Olympian, Hermes selalu melakukan kebaikan dan mengirimkan pesan untuk Zeus.

Hermes memiliki banyak kemampuan dan atribut, namun tugas utamanya adalah bertindak sebagai pembawa pesan para dewa. Hermes sering melakukan tugas atas perintah ayahnya, Zeus. Ada pula seorang dewi yang tugasnya mirip dengan Hermes yaitu menyampaikan pesan para dewa, dia adalah dewi Iris. Hermes seringkali mendatangi manusia untuk menyampaikan pesan dari dewa, jadi dia dapat berperan sebagai pemandu. Dengan demikian Hermes adalah dewa pelindung para pembawa pesan.

Hermes dilahirkan di sebuah gua di Cyllene Ketika Hermes lahir, dia melompat keluar dari tempat tidurnya, Hermes membunuh kura-kura dan menggunakan cangkangnya untuk membuat lyre (semacam kecapi), Lyre tentu saja membutuhkan senar. Untuk itu Hermes mencuri ternak saudaranya, Apollo, sehingga dapat menggunakan usus ternak tersebut untuk menyelesaikan alat musiknya.

Tahu benar bahwa perbuatan tersebut akan membuat Apollo tidak senang, Hermes berusaha menutupi pencuriannya. Apollo yang menyadari jika ternak-ternaknya lenyap, lalu mencari siapa pelakunya. Ia bertemu dengan pria tua dan memberitahunya mengenai pencurian ternak itu. Akhirnya Apollo berhasil melacak pencuri itu sampai ke gunung Kyllene. dan menangkap Hermes dan pergi ke Zeus untuk mengeluh. Bapak para dewa hanya tertawa dan tidak menghukum Hermes.

Ketika Apollo sedang memikirkan hukuman bagi Hermes, tiba-tiba dia mendengar Hermes memainkan lira. Apollo sangat menyukai suara yang dihasilkan oleh alat musik itu, sehingga dia memutuskan untuk memberikan semua ternaknya kepada Hermes sebagai imbalan dengan lira buatan Hermes. Kedua saudara itu akhirnya berdamai. Apollo juga memberi Hermes caduceus miliknya yang berwujud tongkat yang dililit oleh dua ekor ular.  Apollo bahkan mengajarkan Hermes cara meramal menggunakan kerikil.

Fakta Unik Dewa Hermes

  • Simbol hermes meliputi kura-kura, ayam jantan, sandal bersayap, topi bersayap, dan Kadukeus (tongkat yang dia dapat dari Apollo atas penemuan alat musik Lira).
  • Dalam mitologi Romawi, Hermes dikenali sebagai Merkurius, dewa perdagangan yang diadaptasi dari mitologi Etruska.
  • Selain menemukan lira, Hermes juga dipercaya menemukan berbagai jenis olahraga seperi gulat, balap dan tinju sehingga dianggap debagai dewa atletik. Hermes melidungi para olahragawan dan membantu atlet yang terluka.
  • Para pelancong juga memberikan persembahan pada Hermes sebelum bepergian supaya perjalanan mereka aman.
  • Sebagai dewa pembawa pesan, Hermes bertugas mengantarkan pesan dari para dewa di Olympus kepada manusia.
  • Dewa Hermes mengenakan sandal bersayap dalam menjalankan tugasnya. Tugas pembawa pesan juga dilakukan oleh dewi Iris.
  • Hermes juga bertugas membantu para roh menemukan jalan menuju dunia bawah. Hermes adalah salah satu dewa yang bisa dengan bebas keluar-masuk dunia bawah tanpa halangan, dewa lainnya yang bisa melakukan hal tersebut adalah Hades, Persefone, Hekate, dan Thanatos.
  • Hermes adalah dewa termuda kedua di antara dewa Olimpus setelah Dionysos. Pada malam setelah dia lahir, dia mencuri ternak milik Apollo.
  • Hermes berhubungan dengan Aphrodite dan memiliki anak bernama Hermafroditos.
  • Awalnya Hermes digambarkan sebagai pria tua dan berjenggot tetapi dalam perkembangan selanjutnya terutama sejak akhir abad ke-4 SM, Hermes dicitrakan ulang sebagai dewa yang muda dan atletis.
  • Patung Hermes dengan tipe baru ini ditemukan di berbagai stadia dan Gimnasium di Yunani.
    Hermes biasanya digambarkan dengan mengenakan topi bertepi lebar atau topi bersayap (petasus), sandal bersayap (talaria), dan tongkat (bisa kadukeus atau kerikion).
  • Hermes memakai pakaian pelancong, pekerja, atau gembala.
  • Hermes merupakan simbol kepandaian bicara, biasanya ditunjukkan sedang berbicara sambil mengangkat satu tangan.

Julukan Dewa Hermes

  • Hermes memiliki banyak julukan, beberapa di antaranya adalah:
  • Krioforos (pembawa domba),
  • Argeifontes (pembunuh Argus),
  • Agoraios (pemilik agora),
  • Akakesios (dari Akakos),
  • Kharidotes (pemberi pesona),
  • Killenios (lahir di Gunung Killene),
  • Diaktoros (pembawa pesan),
  • Dolios (pengatur siasat),
  • Enagonios (penguasa perlombaan),
  • Enodios (di perjalanan),
  • Epimelios (penjaga ternak),
  • Eriounios (pembawa keberuntungan),
  • Psikhopompos (pengantar roh),
  • Poligios.

Pin It on Pinterest

Share This