“Masalahnya bukan kekurangan cinta, tetapi kurangnya persahabatan yang membuat pernikahan tidak bahagia – Friedrich Nietzsche”

Kata Motivasi Bijak – Friedrich Wilhelm Nietzsche (1844 – 1900) adalah seorang filsuf, filolog, dan kritikus budaya Jerman. Dia dianggap sebagai pelopor penting dari gerakan Eksistensialisme. Dia terkenal karena kritik tanpa kompromi terhadap moralitas dan agama tradisional Eropa, serta ide-ide filosofis konvensional dan kesalehan sosial dan politik yang terkait dengan modernitas. Nietzsche juga adalah salah satu filsuf yang paling disalahtafsirkan yang pernah dilihat dunia.

Dia diberi nama Friedrich Wilhelm oeleh ibunya, Franziska Oehler (1826-1897), karena hari kelahirannya sama dengan hari kelahiran Friedrich Wilhelm seorang raja Prusia yang sangat dihormati pada masanya, karenanya merupakan kebanggaan bagi Nietzsche kecil karena hari kelahirannya selalu dirayakan banyak orang.

Friedrich Nietzsche dalam kariernya yang cemerlang namun relatif singkat, ia menerbitkan banyak karya filsafat, termasuk Twilight of the Idols dan Thus Spoke Zarathustra. Dalam dekade terakhir hidupnya ia menderita kegilaan; ia meninggal pada 25 Agustus 1900. Tulisan-tulisannya tentang individualitas dan moralitas dalam peradaban kontemporer memengaruhi banyak pemikir dan penulis besar pada abad ke-20.

Karya-karya Friedrich Nietzsche tetap kontroversial, dan ada ketidaksepakatan yang tersebar luas tentang interpretasi dan signifikansi mereka. Bagian dari kesulitan dalam menafsirkan Nietzche muncul dari gaya penulisan filosofis yang unik dan provokatif. Aspek-aspek dari gaya tulisan Nietzsche bertentangan dengan nilai-nilai tradisional dalam penulisan filosofis, dan berbeda dari aturan penulisan akademis baik pada zamannya maupun hari ini. Memahami filsafat Nietzsche melalui penyelaman ke dalam beberapa karya yang ditulisnya merupakan pekerjaan yang cukup sulit karena gaya penyampaian Nietzsche dalam karya-karyanya tidak seluruhnya sistematis.

Dalam beberapa karyanya seperti On The Genealogy of Morality Nietzsche menulis dalam bentuk kumpulan esei yang saling terkait secara sistematis namun dalam beberapa karya lain Ia menulis dalam aforisme-aforisme pendek yang nampak sederhana dan to the point seperti dalam buku dan Also sprach Zarathustra (Thus Spoke Zarathustra). Terdapat pula penulisan aforisme dengan topik yang melompat-lompat seperti pada Die fröhliche Wissenschaft (The Gay Science) atau Ilmu Ceria. Meskipun demikian, setelah berusaha memahami apa yang ingin disampaikannya ternyata keunikan gaya menulis Nietzsche mengandung makna-makna yang mendalam dan subtil.

Membaca Karya pemikiran Nietzsche, kita akan dihadapkan pada satu sosok yang tak kenal lelah untuk mencari kebenaran. “Jika engkau haus akan kedamaian jiwa dan kebahagiaan, percayalah. Jika engkau ingin menjadi murid kebenaran, carilah!” katanya. Ia selalu memprovokasi pembacanya untuk tak berhenti pada suatu keyakinan. Ia mengajajak orang-orang untuk mempertanyakan ulang apa yang tabu, bukan haram, untuk disentuh.

Meskipun ide-idenya kontroversial di kalangan pemikir tradisional, ia menunjukkan kepada orang-orang sifat sejati kehidupan dan bagaimana individu dapat membentuk masa depan mereka dengan pemikiran independen. Tidak peduli seberapa muda, kaya, atau bahagia hidup kita, filosofi Friedrich Nietzsche akan memiliki dampak yang langgeng di pikiran kita.

Nietzsche mengakhiri hidupnya dengan kesendirian setelah keinginannya untuk menikahi Lou Salome tidak disetujui oleh kakak perempuannya, Elizabeth, karena rencana pernikahan yang melibatkan Paul Ree dimana mereka terlibat cinta segitiga. Akhirnya pada tanggal 25 Agustus 1900 Nietzsche menghembuskan nafas terakhirnya di Weimar, yang sangat tragis ia tidak mengetahui bahwa ibunya telah meninggal dan juga ia mengetahui bahwa dirinya mulai termasyur.

Kata Motivasi bijak Filsuf Friedrich Nietzsche

Tentang Perdamaian

“Kau harus cinta perdamaian sebagai alat untuk peperangan-peperangan baru dan masa damai yang singkat lebih baik ketimbang yang panjang. Kepadamu tidak kuanjurkan kerja, melainkan perjaungan, Kepadamu tidak kuanjurkan perdamaian, melainkan kemenangan. Jadikanlah karyamu sebagai perjuangan. Jadikanlah perdamaian sebagai kemenanganmu. Orang bisa tidak bersuara dan duduk diam saja kalau ia memiliki busur dan panah, kalau tidak mereka niscaya membual dan cekcok saja”. – Nietzsche Quotes

Tentang Kesederhanaan

Aku mencintai hutan. Tidak enak tinggal di keramaian: di sana terlalu banyak mereka yang bernafsu. – Nietzsche Quotes (Also sprach Zarathustra)

Mari Bermusik

“Betapa sedikit yang dibutuhkan untuk membuat kita bahagia! Suara sebuah *bagpipe. Tanpa musik, hidup akan menjadi suatu kesalahan. Orang Jerman bahkan membayangkan Tuhan sebagai nyanyian. ” – Nietzsche Quotes (Twilight of the Idols)

*Great Highland Bagpipe atau bisa disebut juga bagpipe merupakan alat musik tiup khas Skotlandia. Biasanya bagpipe dimainkan oleh warga di sana dengan menggunakan satu set pakaian tradisional Skotlandia.

Tentang Kejujuran

aku tidak sedih kalau kau telah membohongiku, tapi aku justru sedih karena sejak saat itu aku tidak bisa percaya lagi kepada kau. – Nietzsche Quotes

Tentang Cinta

Selalu ada kegilaan dalam cinta. Tapi juga selalu ada alasan dalam kegilaan. – Nietzsche Quotes (Also sprach Zarathustra)

Buka Mata – Buka Telinga

“Dan mereka yang terlihat menari dianggap gila oleh mereka yang tidak bisa mendengar musik.” – Nietzsche Quotes

Ayah Yang Baik

Bila seseorang tidak memiliki ayah yang baik, ia harus menciptakannya. – Nietzsche Quotes

Tentang cinta yang berlebihan

Cinta adalah penyakit. Ia membuat orang lemah di hadapan insan yang dicintainya. Ia menyebabkan candu kehidupan, seakan-akan hidup tak punya arti tanpanya, dan seseorang harus memiliki kebergantungan dengannya. Oleh sebab itu, aku tak mau terjerat cinta, dan tidak akan menoleransi diriku terjebak cinta untuk selama-lamanya. – Nietzsche Quotes

Tentang Iman

Keyakinan yang buta bisa lebih berbahaya daripada sebuah kebohongan. – Nietzsche Quotes

Tentang Musik

Tanpa musik, hidup akan menjadi sebuah kesalahan. – Nietzsche Quotes

Seniman

Orang harus tetap memiliki kekacauan dalam dirinya, untuk dapat melahirkan bintang yang menari. – Nietzsche Quotes

Intropeksi Diri

“Kadang-kadang orang tidak mau mendengar kebenaran karena mereka tidak ingin ilusi mereka hancur.” – Nietzsche Quotes

Tentang Perubahan

Anda memiliki jalan sendiri. Aku punya jalan sendiri. Karena jalan yang benar, jalan yang tepat, dan satu – satunya jalan, tidak pernah ada. – Nietzsche Quotes

Amor Fati

Kami mencintai hidup, bukan karena kita terbiasa untuk hidup namun karena kita ada untuk mencintai. – Nietzsche Quotes

Indahnya Perbedaan

Cara paling pasti untuk merusak orang muda adalah dengan menginstruksikan mereka agar menjunjung tinggi semua yang berpikiran sama daripada mereka yang berpikir berbeda. – Nietzsche Quotes

Curahan Hati

“Pikiran adalah bayangan dari perasaan kita – selalu lebih gelap, lebih kosong dan lebih sederhana.” – Nietzsche Quotes

Pentingnya Perbedaan

“Orang yang berpengetahuan harus mampu tidak hanya mencintai musuh-musuhnya tetapi juga membenci teman-temannya.” – Nietzsche Quotes

Kritik Pada Penguasa

“Aku tidak percaya pada Tuhan yang ingin dipuji sepanjang waktu.” – Nietzsche Quotes

Nihilisme

“Apakah manusia hanyalah kesalahan dari Tuhan? Atau Tuhan hanyalah kesalahan dari manusia? ” – Nietzsche Quotes

Pemikir Sejati

“Setiap pemikir yang mendalam lebih takut dipahami daripada disalahpahami.” – Nietzsche Quotes

Karya- Karya Friedrich Wilhelm Nietzsche

Die Geburt der Tragödie, (The Birth of Tragedy), 1872

Philosophie im tragischen Zeitalter der Griechen, (Philosophy in the Tragic Age of the Greeks), 1873

Über Wahrheit und Lüge im außermoralischen Sinn, (On Truth and Lies in a Nonmoral Sense) 1873

Menschliches, Allzumenschliches, (Human, All-Too-Human), 1878

Vermischte Meinungen und Sprüche, (Mixed Opinions and Maxims), 1879

Morgenröte, (The Dawn), 1881

Die fröhliche Wissenschaft, (The Gay Science) 1882, 1887

Also sprach Zarathustra, (Thus Spoke Zarathustra), 1883-5

Jenseits von Gut und Böse, (Beyond Good and Evil), 1886

Zur Genealogie der Moral, (On the Genealogy of Morality), 1887

Der Fall Wagner, (The Case of Wagner), 1888

Götzen-Dämmerung, (The Twilight of the Idols), 1888

Der Antichrist, (The Antichrist), 1888

Ecce Homo, 1888

Der Wille zur Macht, (The Will to Power), 1901

 

Pin It on Pinterest

Share This